Tata Letak Kamar Tidur Bagi Penderita Asma

Print

Penderita asma anak-anak di Indonesia cukup tinggi. Selain faktor genetika, pencetusnya adalah kondisi lingkungan yang buruk, seperti udara tidak bersih, cuaca, wewangian, makanan, atau zat kimia.

Pencegahan terbaik untuk anak penderita asma adalah dengan menyingkirkan pencetusnya. Sebagai tempat paling sering menjadi lokasi pencetus kambuhnya asma, ruang tidur harus dirancang khusus untuk meminimalisasi serangan.

Desain kamar yang cocok untuk anak penderita asma adalah kamar harus sejuk. Salah satu caranya dengan membuat plafon cukup tinggi agar kamar terasa lapang dan sejuk.

Selain itu, kamar juga harus dilengkapi jendela-jendela besar sehingga udara dapat bebas masuk ke dalam kamar. Berikut beberapa langkahnya:

 

Singkirkan Debu

Karena debu merupakan salah satu faktor utama pemicu kambuhnya asma, sebisa mungkin jauhkan kamar dari debu. Anda harus menyediakan ruang bermain tersendiri sehingga anak tidak bermain di atas tempat tidur yang acap membuatnya kotor.

Hindari memasukkan terlalu banyak furnitur seperti lemari dan meja belajar ke dalam ruang tidur. Karena furnitur termasuk benda-benda berisiko "menyimpan" debu, apalagi furnitur yang memiliki kolong.

Sebaiknya, hindari juga benda-benda lain yang seringkali menjadi "sarang debu", seperti karpet, gorden kain yang tebal, boneka, serta buku. Sebagai penutup, Anda bisa menggunakan jendela dengan kain tipis yang tidak terlalu bertekstur atau blind.

Untuk kasur, pemakaian jenis springbed lebih baik dibandingkan kasur kapuk yang sering mengeluarkan serpihan kapuknya.

 

Perawatan Kamar

Langkah berikutnya adalah membersihkan kamar setiap hari. Anda yang menggunakan AC, kondensornya harus rutin dibersihkan seminggu sekali. Begitu pula dengan seprai dan gorden.

Kegiatan membersihkan kamar secara rutin ini sangat penting, mengingat debu dan berbagai pemicu kambuhnya asma bisa muncul setiap waktu. Dengan membersihkan kamar setiap hari, kemungkinan debu hinggap di kamar pun semakin tipis sehingga kemungkinan asma kambuh juga akan menurun.

 

Tips Meminimalisasi Serangan Asma :

-   Hidupkan AC pada suhu minimal 25 derajat C.

-   Perbanyak minum air putih.

-   Jauhi asap rokok.

-   Hindari serbuk bedak dan aroma parfum menyengat.

-   Hindari makan MSG, cokelat, tomat, atau kacang.

-   Pasien asma disarankan rutin memeriksa kondisi kesehatannya.