Enyahkan Asma Dengan Herbal

Print

 

Serbuk mimba, daun sendok, pegagan, dan patikan kebo, dalam bentuk kapsul. Itu yang diberikan herbalis sebagai obat asma kepada putri Harry di Jakarta Selatan. Karena masih anak-anak, kapsul keempat jenis ramuan herbal itu dibuka dan hanya diambil serbuknya saja. Serbuk itu dilarutkan dalam 100 ml air dan madu secukupnya hingga terasa manis. Ramuan diminum setiap pagi dan malam sejam sebelum makan.

Empat bulan berselang, kondisi putrinya membaik. Saat hujan dan udara dingin, asma yang kerap kambuh kini tak pernah menghampiri. Saluran pernapasannya juga tidak terlalu sensitif terhadap debu. Menurut Prof dr Faisal Yunus PhD SpP (K) FCCP, dokter spesialis paru dan saluran napas RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, asma timbul lantaran saluran napas yang sensitif. Asma disebabkan banyak faktor seperti hawa dingin, makanan yang mengandung zat aditif berbahaya, polusi udara, asap rokok, emosi, infeksi virus seperti flu, dan capai. Warga kota besar dengan tingkat polusi udara tinggi, berisiko lebih besar terkena asma ketimbang warga pedesaan.

Menurut dr Erna Cipta Fahmi, pengobat tradisional di Ciputat, Jakarta Selatan, asma pada anak-anak bisa disembuhkan karena masih dalam fase pertumbuhan. Asma tak hanya diobati saat kambuh, tapi juga segala faktor pencetus asma seperti alergi, kinerja organ pernapasan yang melemah, dan sistem pencernaan. Oleh sebab itu, herbal yang digunakan tidak bisa tunggal. Pegagan sangat baik memperbaiki kinerja paru-paru agar memompa oksigen dengan baik. Untuk mengatasi alergi, Erna menggunakan mimba. Sedangkan daun sendok berperan menguras zat beracun yang tersaring dan bersarang dalam hati. Zat beracun itulah yang dapat memicu alergi sehingga asma rentan kambuh.